TUGAS
REPRODUKSI
Pengampu
: M. Fakhrur Saifudin
Mata
kuliah : Membaca Komprehehsif
Nama
: Suci Mahardikawati
Nim
: A 310110068
Rangkuman
/ Resume dari buku :
Judul :
MORFOLOGI
Oleh :
PROF.DRS.M.RAMLAN
BAB
1
MORFOLOGI
~ Soal-soal y ang berhubungan dengan bentuk kata
itulah yang menjadi obyek daripada suatu ilmu yang lazim disebut morfologi.
~ Karena itu, maka morfologi, disamping bidangnya
yang utama menyelidiki seluk-beluk bentuk kata, juga menyelidiki kemungkinan
adanya perubahan golongan dan arti kata yang timbul sebagai akibat perubahan
bentuk kata.
~ Morfologi ialah bagian dari ilmu bahasa yang
membicarakan atau yang mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh
perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata, atau dengan
kata lain dapat dikatakan bahwa
morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta fungsi
perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik gramatik maupun fungsi semantik.
MORFOLOGI & LEKSIKOLOGI
~ Leksikologi mempelajari seluk-beluk kata, ialah mempelajari
perbendaharaan kata dalam suatu bahasa, mempelajari pemakaian kata.
ð Perbedaan
Morfologi & Leksikologi
~ Morfologi : mempelajari arti yang timbul sebagai
akibat peristiwa gramatik, ialah biasa disebut arti gramatik (gramatical
meaning) atau makna.
~ Leksikologi : mempelajari arti yang lebih kurang
tetap terkadang dalam kata, atau yang lazim disebut arti leksikal (lexical
meaning)
Arti leksikal dan pemakaian kata tersebut
dibicarakan dalam leksikologi, sedangkan dalam morfologi dibicarakan perubahan
bentukny~ Morfologi menyelidiki seluk-beluk bentuk kata.
MORFOLOGI & ETIMOLOGI
~ Morfologi menyelidiki seluk-beluk bentuk kata.
~ Etimologi ilmu yang mempelajari seluk-beluk asal
sesuatu kata secara khusus.
MORFOLOGI
& SINTAKSIS
~ Morfologi mempelajari
seluk-beluk bentuk kata. Satuan yang paling kecil yang diselidiki oleh
morfologi ialah morfem, sedangkan yang paling besar berupa kata.
~ Sintaksis mempelajari hubungan antara kata / frase
/ klausa / kalimat yanglain atau tegasnya mempelajari seluk-beluk frase,
klausa, kalimat, dan wacana.
BAB
2
SATUAN-SATUAN GRAMATIK
BENTUK TUNGGAL & BENTUK KOMPLEKS
~ Bentuk Tunggal : Satuan gramatikal yang tidak
terdiri dari satuan yang lebih kecil.
~ Bentuk Kompleks : Satuan yang terdiri dari
satuan-satuan yang lebih kecil.
MORFEM, MORF, ALOMORF, DAN KATA
~ Yang dimaksud kata ialah satuan bebas yang paling
kecil, atau dengan kata lain, setiap satu satuan bebas merupakan kata.
DERETAN MORFOLOGIK
~ Yang dimaksud dengan deretan morfologik ialah
suatu deretan atau suatu daftar yang memuat kata-kata yang berhubungan dalam
bentuk dan artinya
BENTUK ASAL & BENTUK DASAR
~ Bentuk asal
: satuan yang paling kecil yang menjadi asal sesuatu kata kompleks.
~ Bentuk dasar : satuan, baik tunggal maupun
kompleks yang menjadi dasar bentukan bagi satuan yang lebih kasar.
Bentuk asal selalu berupa bentuk tunggal, berbeda
dengan bentuk dasar, mungkin berupa bentuk tunggal.
BAB
3
APAKAH PROSES MORFOLOGIK ITU ?
~ Proses morfologik yaitu proses pembentukan
kata-kata dari satuan lain yang merupakan bentuk dasarnya.
~ Proses pembentukan kata dengan membubuhkan bubuhan
yang disebut afiks itu disebut proses pembubuhan afiks atau afiksasi, dan kata
yang dibentuk dengan proses ini disebut berafiks.
~ Proses pembentukan kata dengan pengulangan bentuk
dasarnya itu disebut proses perulangan atau reduplikasi, dan kata yang dibentuk
dengan proses ini disebut kata ulang.
~ Proses pembentukan kata dengan penggabungan
semacam itu disebut proses pemajemukan, dan kata yang dibentuk dengan proses
ini disebut kata majemuk.
PROSES PEMBUBUHAN AFIKS
~ Proses pembubuhan afiks ialah pembubuhan afiks
pada sesuatu satuan, baik satuan itu maupun bentuk kompleks, untuk membentuk
kata.
~ Satuan yang dilekati afiks atau yang menjadi dasar
pembentukan bagi satuan yang lebih besar itu disini disebut bentuk dasar.
AFIKS
~ Afiks ialah satuan gramatik terikat yang di dalam
suatu kata merupakan unsur yang bukan kata dan bukan pokok kata, yang memiliki
kesanggupan melekat pada satuan-satuan lain untukmembentuk kata atau pokok kata
baru.
Setiap afiks tentu berupa satuan terikat, artinya
dalam tuturan biasa tidak dapat berdiri sendiri, dan secara gramatik selalu
melekat pada satuan lain.
AFIKS YANG PRODUKTIF & AFIKS YANG
IMPRODUKTIF
~ Afiks yang produktif ialah afiks yang hidup, yang
memiliki kesanggupan yang besar untuk melekat pada kata-kata atau
morfem-morfem, seperti ternyata dari disribusinya.
~Afiks yang improduktif ialah afiks yang sudah usang, yang
distribusinya terbatas pada beberapa kata, yang tidak lagi membentuk kata-kata
baru.
BAB
4
MORFOFEMIK
~ Morfofemiik mempelajari perubahan–perubahan fonem
yang timbul sebagai akibat pertemuan morfem dengan morfem lain.
BAB
5
FUNGSI PROSES PEMBUBUHAN AFIKS DAN
PENGULANGAN
FUNGSI DAN MAKNA
~ Afiks-an befungsi mengubah kata verbal menjadi
kata nomimal, atau dengan kata lain berfungsi sebagai pembentuk kata nominal.
~ Afiks-meN mempunyai fungsi sebagai pembentuk kata
verbal.
~ Afiks-peN berfungsi sebagai pembentuk kataa
nominal.
~ Proses morfologik itu mempunyai fungsi gramatik,
ialah fungsi berhubungan dengan ketatabahasaan. Morfologik jga mempunyai fungsi
semantik.
~ Yang dimaksud kata verbal ialah kata yang pada
tataran klausa mempunyai kecenderungan menduduki fungsi predikat, dan pada
tataran dapat dinegatifkan dengan kata tidak.